Cerita Michael Jordan yang Digoda New York Knicks Jelang NBA 1998-1999

2 Mei 2021, 13:00 WIB
Editor: Lily Indriyani
Cover artikel Michael Jordan. /Grafis Hendy Andika S./Skor.id

SKOR.id - NBA 1998-1999, New York Knicks berpeluang menuntaskan puasa gelar yang mereka alami sejak NBA 1972-1973 dengan lolos ke final. 

Sayang, impian tersebut harus kandas karena tim ini tunduk dari San Antonio Spurs dengan skor series, 1-4.

Cerita ini bisa saja berakhir berbeda jika sebelum NBA 1998-1999, mereka sukses menggaet Michael Jordan

Setelah membawa Chicago Bulls juara NBA 1997-1998 usai menundukkan Utah Jazz, 4-2, Michael Jordan free agent.

Tekadnya untuk hengkang sangat kuat lantaran ketika itu, General Manager (GM) Bulls, Jerry Krause, ingin rebuilding dengan "menendang" Phil Jackson.

Dan, saat berstatus free agent, Michael Jordan pernah didekati oleh New York Knicks untuk memperkuat skuad mereka pada NBA 1998-1999.

Sebagai catatan, NBA 1998-1999 baru dimulai 5 Februari 1999. Terlambat tiga bulan dari jadwal tip-off yang seharusnya, yakni November 1998.

Hal itu karena NBA mengalami lockout alias masa penguncian akibat adanya sengketa antara pemilik klub dan Asosiasi Pemain NBA (NBPA).

Para pemain menolak keinginan pemilik klub soal pembatasam gaji per individu. NBPA yang kala itu diketuai Patrick Ewing meminta kenaikan. 

Utamanya bagi pebasket-pebasket yang selama ini masih bergaji minimum hingga akhirnya NBA memfasilitasi pertemuan antara kedua kubu.

Pertemuan yang berlangsung di ruang konferensi Manhattan, New York, kala itu, melibatkan tujuh pemilik klub dan beberapa pemain NBA.

Michael Jordan termasuk di antaranya. Pada momen inilah terjadi negosiasi dengan CEO Madison Square Garden, Dave Cheketts. 

Untuk diketahui, Madison Square Garden bukan sekadar kandang Knicks, melainkan perusahaan pemilik Knicks, New York Liberty (WNBA), dan New York Rangers (ice hockey).

Sebelum rapat dimulai, Michael Jordan meledek Dave Cheketts dengan bertanya: 'Masih berusaha mengalahkan Bulls kan?'

Hal ini didasarkan fakta, saat Dave Cheketts menjabat CEO Madison Square Garden pada 1991-2001, Knicks kalah lima kali di playoff. 

Sayang, negosiasi tersebut gagal. Beberapa bulan usai pertemuan ini, tepatnya 13 Januari 1999, Michael Jordan malah memutuskan pensiun. 

Enam hari usai pengumuman pensiun, Michael Jordan membeli minoritas saham Washington Wizards dan dapat jabatan President of Basketball Operations.

Pada 2001, ia kembali bermain, namun bukan untuk Knicks. Michael Jordan memperkuat Wizards, yang merupakan klub miliknya.

Hal ini mengecewakan untuk Knicks sebab mereka sudah merencanakan operasi perekrutan Michael Jordan sejak lama atau 1996.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia. 

Berita Michael Jordan Lainnya: 

Tim Duncan Lebih Hebat daripada Michael Jordan dan LeBron James

Starting 5 NBA Versi Dwi ''Iboy'' Eriano: Minus Michael Jordan

  • Sumber: ESPN
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    NBA

    Rabu, 22 April 2020

    6 Rekan Terbaik Michael Jordan Saat Membawa Chicago Bulls Raih Enam Titel NBA

    Selama berkarier di NBA, Michael Jordan memiliki banyak rekan setim yang hebat.

    NBA

    Sabtu, 25 April 2020

    5 Pebasket dengan Keuntungan Penjualan Sneakers Terbesar, Michael Jordan Masih yang Teratas

    Penjualan sepatu Air Jordan by Michael Jordan per tahun setara dengan gabungan penjulana sneakers seri empat bintang NBA lainnya.

    Entertainment

    Minggu, 26 April 2020

    10 Kutipan Menarik dari Film Dokumenter Michael Jordan, The Last Dance Episode 1

    The Last Dance adalah serial dokumenter tentang Michael Jordan yang tayang di ESPN dan Netflix.

    Terbaru

    NBA

    Kamis, 6 Mei 2021

    Cleveland Cavaliers Kontrak Anderson Varejao 10 Hari

    Pebasket senior asal Brasil, Anderson Varejao, resmi membela Cleveland Cavaliers dengan kontrak singkat 10 hari.

    NBA

    Kamis, 6 Mei 2021

    Hasil NBA, Kamis (6/5/2021): Kemenangan Blazers Panaskan Persaingan Wilayah Barat

    Kemenangan penting dipetik Portland Trail Blazers atas Cleveland Cavaliers pada Kamis (6/5/2021) WIB.

    NBA

    Kamis, 6 Mei 2021

    Terima Vaksin Covid-19, Dua Pemain Golden State Warriors Ini Malah Tuai Kecaman

    Warganet banyak melontarkan komentar negatif terkait unggahan terakhir Golden State Warriors di Instagram.

    NBA

    Rabu, 5 Mei 2021

    Cetak 23 Ribu Poin, Kevin Durant Lewati Rekor Legenda NBA ''Si Babi Terbang''

    Sepanjang kariernya, Kevin Durant sudah melewati beberapa legenda lain seperti Dwayne Wade.

    NBA

    Rabu, 5 Mei 2021

    Hasil NBA, Rabu (5/5/2021): Tumbangkan Nets, Bucks Genggam Tiket Playoff

    Giannis Antetokounmpo tampil impresif untuk membantu Milwaukee Bucks tundukkan Brooklyn Nets dan amankan playoff.

    NBA

    Selasa, 4 Mei 2021

    Hasil NBA, Selasa (4/5/2021): Tanpa LeBron James, Lakers Tundukkan Denver Nuggets

    Los Angeles Lakers berhasil menundukkan Denver Nuggets dinlaga lanjutan NBA 2020-2021 dengan skor tipis, 93-89.

    NBA

    Selasa, 4 Mei 2021

    Cedera LeBron James Kambuh, Begini Kondisi Skuad Pincang LA Lakers

    Los Angeles Lakers kini sedang pincang setelah pemain andalannya, LeBron James, dikabarkan tak bisa turun di laga melawan Denver Nuggets, Selasa (4/5/2021).

    NBA

    Senin, 3 Mei 2021

    Mengenal Sistem Playin di NBA, Saringan Awal Sebelum Masuk Fase Playoff

    Berikut penjelasan singkat terkait sistem playin yang bakal digunakan sebagai saringan awal sebelum NBA 2020-2021 masuk ke babak playoff.

    NBA

    Senin, 3 Mei 2021

    Hasil NBA, Senin (3/5/2021): Bucks Menang, Giannis Antetokounmpo Gasak Kevin Durant

    Giannis Antetokounmpo berhasil memenangi duel pribadinya dengan Kevin Durant saat Milwaukee Bucks menggasak Brooklyn Nets di laga lanjutan NBA 2020-2021.

    NBA

    Minggu, 2 Mei 2021

    Jika Tak Pindah, Shaquille O’Neal-Kobe Bryant Bisa Beri 7 Gelar NBA untuk LA Lakers

    Shaquille O’Neal menyebut Kobe Bryant sebagai rekan setim terbaik selama dirinya berkarier di NBA
    X